Story, Life & Dream
Hidup! Semua orang yang hidup tak ingin merasakan mati saat mereka merasakan nyamannya kehidupan.
Memulai sebuah kehidupan dari sebuah kebohongan besar mungkin bukanlah sesuatu
yang di harapkan semua orang. Memiliki masalah dalam lika-liku kehidupan,
mungkin semua orang pernah mengalaminya.
Hidup,
bagi seorang Hari bukanlah hal yang mudah untuk dia jalani jika semua orang
mengetahui asal kehidupan yang diberikan untuknya. Memiliki kehidupan dari
setiap kehidupan yang diberikan untuknya menjadi siksaan khusus bagi dirinya.
Hidup baginya sebuah ketakutan yang lebih menakutkan bagi kematian itu sendiri.
Hingga detik ini ketakutan itu masiih membuat dirinya bersembunyi didalam
menara yang dibuat olehnya. Jiwa yang dikurung oleh dirinya sendiri, tak akan
pernah merasakan hidup. Jadi apa yang harus dilakukan?
Seorang
anak yang memasuki dunia remaja berusia 12 tahun merasakan senang yang luar
biasa saat dia mengetahui dia memiliki seorang kakak yang diimpikannya selama
ini. Pertemuan dengan seorang anak wanita cantik dengan paras ayu, berkulit
bersih dan berambut panjang serta bertatakrama santun, bagaikan mimpi bagi
dirinya. Seorang kembaran wanita yang tak pernah dia ketahhui datang menemuinya
dan mengisi harinya walau hanya sesaat.
Shinta
larasati, anak perempuan yang sangat cantik dan ayu mendatangi seorang anak
lelaki yang sedang bermain sendiri didepan sekolah yang ramai. Dia mengajak
anak lelaki itu bermain bersama dan tak terasa mereka sering bertemu melawati
beberapa waktu bersama. Hingga suatu hari mimpi buruk pertama anak lelaki
tersebut datang dalam hidupnya.
Hari
itu hari yang tidak akan pernah ia lupakan dalam hidupnya, dimana kejadian
paling menakutkan yang pernah ia alami datang dalam hidupnya. Shinta, ingin
mengatakan kepada anak lelaki tersebut bahwa ia adalah kakak dari anak lelaki
tersebut. Namun, sebelum ia mengatakan kepada anak lelaki tersebut. Shinta dan
anak lelaki tersbut beserta sahabat mereka mengalami penculikan yang tragis.
Anak
lelaki itu berhasil bertahan hidup sendiri, dimana ia berhasil bertahan hidup
dengan mengorbankan 3 nyawa yang paling ia sayangi. Dia membuat saudari
kembarannya beserta kedua sahabatnya menemui tuhan terlebih dahulu. Namun,
Kejadian tersebut membuatnya lupa akan hal mengerikan tersebut. Namun
menimbulkan luka yang sangat mendalam bagi dirinya. Dia takut akan dunia luar,
dan membuat dinding untuk pertama kali terhadap lelaki dewasa.
Kejadian
tersebut memang sempat dilupakan olehnya, namun membuatnya selalu bermimpi
buruk dan mengalami mimpi menakutkan bagi dirinya. Dia tidak pernah bermimpi
selayaknya anak lelaki lainnya, dia harus mengalami mimpi terindah untuk anak
lelaki tersbut, yang namun menjadi mimipi buruk bagi dirinya. Awalnya dia
meyakini hanya sebuah kesalahan kecil dan tak pernah ingin mengetahuinya,
sebenarnya apa yang terjadi? Hingga akhirnya seorang sahabat muncul dalam
hidupnya.
Rahamdah
andi putra, seorang teman yang datang dan sering mengajaknya bermain bersama
hingga membuat traumatiknya hilang. Anak lelaki tersebut tidak mengingatkan
hal-hal kelam tersebut karena kebahagiaan yang diberikan sahabatnya tersebut.
Semakin lama semakin banyak teman dan sahabat yang mengililingi dia. Tak ada
rasa kesepian dalam hidupnya, walau dia merasakan keanehan akan sikap
orang-orang disekitarnya. Kepekaan yang tak dimiliki anak lain bahkan orang
lain mulai muncul dalam jiwanya yang ia kurung dalam menara.
Perlahan
persahabatan tersebut terisi banyak kenangan indah dan pengalaman yang berharga
bagi kepribadian diri anak tersebut. Hingga anak lelaki tersebut beranjak
menjadi anak SMA dan memasuki dunia remaja yang berwarna. Anak lelaki tersebut
mencoba berorganisasi dan mengikuti alur kehidupan remaja lainnya. Mencoba
mendapatkan teman romantis perempuan dia rasakan juga. Membuat hubungan dengan seorang
Wanita yang jauh lebih tua darinya dan mengayominya membuatnya merasa nyaman.
Walau, sebenarnya hubungan tersebut awalnya hanya permainan yang nakal
dipainkan oleh remaja lainnya untuk menjahili wanita tersebut.
Tak
dirasakan, hubungan tersebut membuat anak lelaki itu nyaman dan melupakan akan
persahabatan dengan sahabatnya. Suatu hari wanita tersebut sudah lulus terlebih
dahulu daripada anak lelaki tersebut. Wanita itu, tak memberikan kepastian dan
menghilang begitu saja. Hingga anak lelaki tersbut perlahan menjadi lebih
matang atas semua masalah yang datang dikala dia sendiri.
Anak
lelaki itu harus melanjutkan kehidupan palsunya, sudah saatnya melanjutkan
ketingkat yang lebih tinggi dari seorang pelajar. Karena dia belum sadar juga
bahwa dirinya yang nyata masih terkurung didalam menara, dia bingung atas
tujuan hidupnya. Dia mengikuti seorang sahabat di sekolahnya tersebuit untuk
mendaftar juga ke sekolah tinggi Negara di luar kota. Ujian sekolah tersebut
sangatlah susah dan paling telat diantara kampus-kampus lainnya.
Karena
anak lelaki itu belum sadar juga, dia tidak berhasil mendapatkan tujuan semu
tersebut. Hingga akhirnya dia mengikuti apa keputusan yang di perintahkan
ayahnya untuk sekolah dimana profesi ayahnya menjadi profesinya kelak. Menjalani
sebuah jalan yang sangat berbeda menbuat trauma lama tersebut akhirnya terbuka.
Sebelum
dia memasuki kampus tersebut, anak lelaki itu mengalami kebimbangan yang sangat
dalam. Hingga membuat persaan sahabatnya yang dari dulu disembunyikan oleh
sahabatnya tersebut diungkapkan kepadanya. Hal tersebut membuatnya menjadi
musuh bagi orang-orang disekitarnya. Namun mengapa dia yang dijadikan musuh dan
dibenci oleh bebrapa orang tersebut? Hingga pertanyaan tersbut berubah menjadi
dinding baru menutup dirinya dari semua orang.
Saat
menjalani kehidupan kampus yang sangat berbeda dengan dirinya dengan
kesendirian yang dimilikinya. Tak disangka, Wanita yang dulu menjalani hubungan
romantis dengannya datang kembali. Banyak perasaan berkecambuk didalam dirinya
saat menjalani perkuliahan tersebut, dinding hitam yang ia bangun mulai membuka
lembaran-lembaran ingatan yang kelam. Hingga akhirnya dia sadar akan ketakutan
yang sangat ia takuti dalam hidupnya.
Dia
ingin mengambil langkah bertahan dengan seorang wanita yang akhirnya kembali
dalam kehidupan palsunya. Namun takdir memang belum memihak dirinya, wanita
tersebut direnggut kembali dari dirinya. Kehidupan seseorang yang dia sayangi
akhirnya pergi kembali dari hidupnya. Namun kesialan dirinya belum sampai
disitu, sahabat yang ia tolak karena demi kebaikan semua pihak mendapat kado
jahat dari tuhan.
Kehidupannya
mulai goyah, langit mendung dan hujan selalu datang dalam dunia jiwa dimana
jiwanya yang terkurung didalam menara tersebut. Tak kuat akan ujian yang datang
padanya dia menjadi mayat hidup untuk beberapa waktu. Kematiaan yang selama ini
ditakuti semua manusia, datang padanya namun tak mengajaknya. Dirinya hanya
dibuat menjadi mayat hidup dengan langit kelabu menjadi sahabatnya.
Tak
ada yang menolongnya kecuali dirinya sendiri, anak lelaku tersebut berusaha
bertahan hidup demi keluarganya dan orang-orang yang menyayanginya. Mayat hidup
tersebut perlahan hidup kembali walau tak berjalan normal. Anak lelaki
tersebut, kembali kepada sahabatnya dan menemani sahabatnya. Membuat
kebahagiaan untuk sahabatnyalah yang membuatnya kembali hidup, seperti dahulu sahabat
juga yang membuatnya hidup di saat dulu dan sekarang. Sahabat yang sangat
berharga dan demi dirinya dia melakukan apa saja demi hari-hari akhir
sahabatnya.
Saat
Kematiaan datang sebagai manusia tak ada yang tau, sahabatnya pun akhirnya
menyusul kakak, sahabat kecilnya, dan kekasihnya yang terlebih dahulu pulang ke
rumah tuhan. Sahabatnya pergi disaat anak lelaki tersebut tepat memasuki umur ke
20 tahun bagi hidupnya. Anak lelaki tersbut mencoba mencari makna baru demi
kehidupan palsunya. Dia mencoba memasuki dunia yang berbeda kembali dari apa
yang pernah dia masuki.
Psikologi,
dunia yang baginya adalah kunci dan jalan yang menurutnya akan membuat dirinya
lebih bermakna dan bermanfaat bagi orang banyak. Kehidupan yang mengajarinya
tak dapat membuatnya keluar dari menara tersebut. Anak lelaki tersebut akhirnya
mencoba untuk memasuki dunia dimana mungkin dia kan dapat keluar dari menara
yang ia buat.
Ditahun-tahun
pertama dia memulai kehidupan baru berjalan sangat lancar, dirinya dapat
beradaptasi dengan cepat. Kemampuan yang berbeda yang dia miliki mulai terasah
dan membuat dirinya bertahan. Namun di tahun berikutnya, seperti
kehidupan-kehidupan sebelumnya. Masalah datang kepadanya tanpa diundang.
Kelabilan akan status keberlangsungan hidup keluarganya datang bersamaan saat
kelabilan seseorang terhadap dirinya.
Dari
dulu banyak orang yang labil jika tidak kuasa memiliki tameng atau perlindungan
atas perasaan yang diberikan anak lelaki tersebut. Namun, lagi-lagi orang yang
salah tempat kembali yang membuat hidupnya labil dalam kehidupan. Kelabilan
teman barunya yang ia kira dapat menggantikan posisi sahabatnya hilang tak ada
kesempatan. Hanya fitnah yang hingga sekarang masih bergulir di lingkungan anak
tersebut. Jika lelaki yang datang dikehidupannya tak labil. Maka, tak perlu
menjadi sekarang! Kelabilan anak yang sedang ketakutan tersbut sebenarnya
sedang dimainkan oleh iblis yang berada didalam anak lelaki tersebut, yang sebenarnya
memainkan lelaki labil tersebut. Benci atau perasaan lainkah yang menjadi
kelabilan tersebut? Pertanyaan tersebut membuat hidup anak lelaki tersebut dan banyak
orang disekitarnya hancur kembali.
Semakin
kuat dinding yang dibuat anak lelaki tersebut semakin kuat pula kemampuan yang
dimilikinya. Selain insting, felling dan intusinya mejadi tajam akan kehadiran
seseorang. Dirinya mulai belajar untuk menjadi orang lain, demi bertahan hidup.
Sekarang
yang ada dalam pikiran dan tujuan anak lelaki tersebut, lulus dari ujian hidup
yang tak kunjung usai dan lulus sebagai psikolog. Menjadi manusia adalah tujuan
utama yang ingin ia tuju, maka tujuan lain akan datang perlahan seperti
sebelumnya. Masalah dan kepergian seseorang membuatnya semakin kuat namun membuatnya
juga semakin terkurung didalam menara tersebut.
Bisakah
kelabilan yang sedang bergulir saat ini, membuat dirinya keluar dari menara?